Kembalinya Ben White ke Timnas Inggris: Tuchel Berharap Ada Perbaikan

Kembalinya Ben White ke Timnas Inggris: Tuchel Berharap Ada Perbaikan
Kembalinya Ben White ke Timnas Inggris: Tuchel Berharap Ada Perbaikan

MDINETWORK – Pelatih tim nasional Inggris, Thomas Tuchel, menekankan pentingnya komunikasi antara pemain dan rekan-rekannya setelah kembalinya Ben White ke skuad. Pemain bertahan Arsenal ini terakhir kali bermain untuk negaranya pada Maret 2022, sebelum mundur dari kamp latihan Piala Dunia 2022 karena masalah pribadi dengan asisten pelatih Steve Holland.

White, yang berusia 28 tahun, kemudian memilih tidak tersedia untuk seleksi selama masa jabatan mantan pelatih Gareth Southgate, hingga Euro 2024 berakhir. Meskipun demikian, Tuchel mengatakan bahwa semua orang layak diberi kesempatan kedua, termasuk White.

“Setiap orang layak diberi kesempatan kedua,” ujar Tuchel. “Saya tidak tahu persis apa yang terjadi, tapi saya ingin membuka hal baru. Saya bertanya kepada Ben apakah dia siap bermain untuk saya dan Inggris, dan dia langsung menjawab tanpa ragu-ragu bahwa dia sangat ingin kembali.”

Tuchel menilai bahwa White perlu “membersihkan udara” dengan rekan-rekannya di tim. Ia yakin bahwa White akan melakukan itu ketika pemain-pemain yang ikut dalam Piala Dunia kembali bergabung.

Kondisi White Saat Ini

White kembali dipanggil ke timnas setelah cedera Jarrell Quansah. Reaksinya sangat positif dan emosional, menunjukkan bahwa ia benar-benar serius ingin kembali. Performa White dalam latihan juga baik, menunjukkan kualitasnya sebagai bek.

Tuchel telah menyiapkan daftar 35 pemain untuk pertandingan melawan Uruguay dan Jepang di Wembley. Dari jumlah tersebut, 11 pemain seperti Harry Kane, Bukayo Saka, dan Declan Rice akan bergabung pada Sabtu pagi setelah mendapat waktu istirahat.

Keputusan Tuchel Mengenai Trent Alexander-Arnold

Selain mengumumkan kembalinya White, Tuchel juga membuat keputusan lain yang kontroversial. Mantan pemain Liverpool, Trent Alexander-Arnold, tidak dipanggil lagi setelah Juni 2025. Tuchel menyatakan bahwa keputusan ini adalah pilihan olahraga yang sulit, meskipun mungkin terasa tidak adil.

“Trent bisa memberikan banyak hal bagi kami, tapi kami memilih untuk mempercayai pemain yang sudah menunjukkan performa baik dalam latihan sebelumnya,” kata Tuchel. “Dia harus menerima keputusan ini.”

Tekanan pada Cole Palmer

Tuchel juga memberi peringatan kepada Cole Palmer dari Chelsea bahwa posisi di Piala Dunia 2026 tidak akan diberikan secara mudah. Palmer, yang kembali ke timnas setelah cedera, hanya memiliki tiga caps sejak mencetak gol penyamaan di final Euro 2024.

“Kami memiliki lebih banyak bukti tanpa Palmer daripada dengan dia,” tambah Tuchel. “Tekanan ada di tangannya. Dia perlu menunjukkan performa yang baik dan membangun hubungan dengan rekan-rekannya.”

Palmer dalam kondisi baik dan terbuka untuk berkomunikasi serta menunjukkan kualitasnya. Ia tetap bersemangat dan terlibat dalam latihan, tetapi harus bersaing ketat dengan pemain lain seperti Jude Bellingham, Morgan Rogers, dan Phil Foden.

Pemanggilan Pemain Lain

Tuchel juga memanggil Tino Livramento dan Djed Spence untuk posisi bek kanan. Keduanya menunjukkan performa yang baik dalam latihan sebelumnya, sehingga menjadi pilihan utama.

Dalam beberapa sesi latihan, Tuchel menekankan pentingnya kompetisi dan kerja keras. Setiap pemain harus menunjukkan performa terbaiknya agar bisa dipertimbangkan untuk bermain di Piala Dunia. Tuchel menegaskan bahwa tidak ada yang akan diberi tempat secara gratis.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *